Talkseries #2 Peluang Teknologi untuk Masa Depan Perikanan

Rangkaian Talk Series-2 yang diselenggarakan pada 15 Juli 2020 lalu, Hack a Farm mengangkat tema “Sustainable Aquaculture Business in The Time Of Crisis”. Talkseries 2 ini difokuskan untuk membahas seputar akuakultur agar peserta yang ingin mendaftar Hack a Farm mendapatkan insight mengenai perikanan. Mengundang pemateri dari pemerintah dan pelaku usaha yang membahas terkait pengaruh krisis pandemi saat ini terhadap bisnis dibidang akuakultur.

Pada sesi materi pertama dibawakan oleh Dirjen Perikanan Budidaya KKP Bapak Dr. Ir. Slamet Soebjakto. M.Si. Pada sesi pertama Soebjakto membahas pengembangan dan penerapan teknologi dalam optimalisasi budidaya perikanan yang meliputi efisiensi biaya produksi, mengurangi resiko gagal panen, meningkatkan produktifitas hingga memperbesar potensi pasar.

Pada kesempatan ini, Soebjakto menurutkan arah kebijakan pembangunan perikanan budidaya di Indonesia yang berbentuk siklus rantai yang terdiri dari teknologi produksi, sosial ekonomi, market oriented dan keberlanjutan lingkungan.

Pada sesi materi kedua disampaikan oleh Reynalfie Budhy R selaku Business Development dari JALA Tech. Reynalfie menjelaskan tentang dampak dari pandemi covid-19 terhadap pengaruh pemasaran dari komoditas udang. Dampak nyata dari pengaruh pemasaran udang seperti Ekspor yang terhambat dan panic selling yang membuat harga udang menurun.

Reynalfie juga menjelaskan terkait strategi JALA dalam menghadapi pandemi covid-19 yaitu dengan memanfaatkan teknologi agar terhubung dengan petambak melalui program live Instagram dan Facebook yang bernama “Kabar Udang On The Air”. Stategi selanjutnya adalah melakukan diversifikasi pasar dan mencari peluang pasar melalui platform teknologi.

Pada sesi terakhir kita disajikan tantangan bisnis pada akuakultur yang dibawakan oleh salah satu petambak udang muda Indonesia Rizky Darmawan. Rizky memaparkan bahwa tantangan bisnis pada akuakultur meliputi penyakit ikan di pertambakan, menciptakan budidaya perikanan yang tetap menjaga ekosistem lingkungan serta perubahan iklim yang tidak menentu. Pada akhir acara Rizky juga menjelaskan tentang contoh teknologi yang dapat dikembangkan meliputi alat penghitung massa udang secara akurat dan inovasi waste management limbah air budidaya akuakultur.

Dari ketiga pemateri dari Talk Seires Ke-2 Hack a Farm, kita dapat memberikan kesimpulan bahwa teknologi dan rencana pengembangan budidaya perikanan di Indonesia saat ini masih perlu ditingkatkan agar dapat menyelesaikan beberapa tantangan-tantangan permasalahan di bidang akuakultur. Harapan kedepannya pengembangan teknolgi dan budidaya pada sektor akuakultur dapat didukung oleh kebijakan-kebijakan yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Sumber: Presentasi Dirjen Perikanan Budidaya KKP

Peserta yang memperoleh insight dari Talkseries 2 Hack a farm ini bisa langsung membentuk tim untuk melakukan pemetaan masalah, pengembangan ide, dan validasi ke lapangan. Pendaftaran Hack a Farm akan dibuka hingga 4 September 2020, pendaftaran dapat dilakukan melalui link berikut

Hack a Farm 2020: Membangun Ekosistem Teknologi Bidang Pertanian

Hack a farm 2020 telah berlangsung secara online pada 15 – 17 September 2020 diikuti oleh 10 tim finalis terpilih. Selama tiga hari kesepuluh tim me....

Ini Fasilitas untuk Timmu di Hack a farm 2020

Hack a Farm 2020 merupakan wadah bagi generasi muda untuk berkumpul serta berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan dalam bidang pertanian secara....

Hack A Farm 2020 Dibuka, Kompetisi Daring untuk Majukan Agrikultur dan Akuakultur

Hack A Farm merupakan kompetisi inovasi teknologi dalam bidang agrikultur dan akuakultur yang telah berlangsung dua kali pada tahun 2016 dan 2019. Hac....